Menu
0 Comments

Cara Mudah Irit konsumsi BBM pada Toyota

Grand Avanza Veloz (3)

Meskipun akhir-akhir ini BBM Turun, namun ada beberapa pemilik mobil khususnya Toyota di Solo sering di hantui dengan borosnya penggunaan BBM. Berbagai cara para pengguna mobil termasuk membeli produk penghemat BBM yang sudah beredar di pasaran. Namun sebenarnya ada cara sederhana untuk menghemat bahan bakar, dari hal hal kecil dalam perawatan oleh pemilik mobil sendiri. Dengan menyisihkan waktu sejenak dengan melakukan perawatan sebagai berikut :

Balancing

Ban adalah ujung tombak mobil dalam upaya mengirit konsumsi bahan bakar . Nah, karena sebab tertentu, ban bisa saja meng¬alami kondisi unbalance. Getaran yang dihasilkan jelas mengurangi kenyamanan berkendara. Anda pun harus menekan pedal gas lebih dalam agar kecepatan mobil melampaui zona getaran tersebut, hal tersebut yang membuat mobil lebih boros. Jadi rawatlah selalu kondisi balancing mobil. Jadi Anda tak bisa mengatur irama berken¬da¬ra dengan baik dan cen¬derung agresif saat menekan pedal gas. Selain itu, mesin butuh kekuatan ekstra ketika memutar ban yang bergetar. Sedikit ba¬nyak akan menaikkan konsumsi BBM.

Wheel Alignment

Sudut keselarasan roda sangat mempengaruhi kinerja ban. Sudut ban yang tidak sesuai standar pabrikan membuat Anda sulit untuk mengarahkan kemudi di jalan. Akibatnya, Anda ‘dipaksa’ untuk menekan pedal gas lebih dalam supaya putaran ban tidak terhambat dan selaras kemauan pengemudi. Bisa dipastikan, konsumsi BBM pun turut bertambah. Lakukan balancing dan wheel alignment secara rutin untuk membuat ban bisa tetap bergulir dengan lancar.

AC Pendingin Kabin

Bukan menganjurkan Anda untuk tidak menggunakan AC, tapi kinerja pendingin kabin mempengaruhi konsumsi BBM. Seiring waktu, performa pendingin kabin bisa saja menurun. Akibatnya, kerja AC dalam menjaga kesejukan kabin pun tidak bisa maksimal. Tanpa sadar kita banyak menyalahkan kondisi cuaca yang semakin panas. Tidak salah memang, tapi itu mendorong Anda untuk terus memaksimalkan kinerja AC. Alhasil, sistem pendingin ‘dipaksa’ bekerja penuh. Padahal AC membe¬bani kerja mesin. Mesin pun jadi bekerja ekstra guna memenuhi tuntutan AC. Belum lagi berkaitan dengan masalah pada AC itu sendiri. Seperti freon yang berkurang, saluran bocor, atau yang parah seperti kerusakan pada bearing. Masalah tersebut akan langsung berdampak pada mesin.

Pemilihan BBM

Cara paling sederhana dalam menghemat konsumsi bahan bakar adalah menggunakan bahan bakar yang sesuai dengan rekomendasi pabrikan. Saat ini bisa dipastikan bahwa hampir seluruh APM mensyaratkan bensin dengan nilai oktan minimal 90. Artinya, mobil Anda yang menggunakan bensin butuh BBM dengan nilai oktan minimal 92, atau yang masuk dalam kategori BBM non subsidi. BBM yang sesuai kebutuhan mesin membuat proses pembakaran dapat berlangsung lebih optimal, bahkan sempurna. Ledakan tenaga besar membuat Anda tidak perlu menekan pedal gas lebih dalam karena mesin selalu dalam performa terbaiknya. Ending-nya adalah konsumsi lebih irit dan usia pakai komponen bergerak di dalam mesin yang lebih panjang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hubungi Kami